Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

Menjaga hati itu tak mudah

Menjaga hati itu tak mudah. Sungguh, kalaupun aku bisa, belum tentu dengan dia. Kalaupun kami telah begitu percaya diri untuk mampu, bukanlah masih ada orang lain dengan prasangkanya? Ingin kukatakan pada semua orang bahwa tak ada apapun antara kami tapi bisakah mulut bicara demikian, bila hati berkata lain? Lalu siapakah yg mampu menjamin bisa menjaga hati banyak orang. Kalau saja aku tak memberikan perhatian lebih padanya, tentu ia tak berpikir lebih terhadapku. Kalau saja ia tak memberi perhatian lebih padaku, tentu aku takkan berharap padanya. kalau saja ia bisa membatasi komunikasi, tentu aku bisa menjaga hati. kalau saja aku bisa menjaga sikap, tentu ia akan bisa menjaga perilaku. Bukankah tak ada yg benar diantara kami? Kutipan Novel "Nafsul Muthmainnah" (Anfika Noer)

Sabarkanlah dirimu.......

Bersabarlah terhadap kesalahan orang lain, karena engkau juga menginginkan penerimaan yang sama terhadap kesalahanmu. Ingatlah bahwa engkau tak mungkin selalu benar, seperti mereka juga tak mungkin selalu salah. Bersikaplah lebih pengasih saat orang lain salah, agar engkau mudah dimaafkan saat salah, dan dibela saat ada orang yang menyalahkan kebenaranmu. Hidupmu masih panjang. Engkau tak mungkin kuat menjalaninya tanpa kesabaran. Engkau jiwa yang baik, sabarkanlah dirimu........

4 Fase Patah Hati

KOMPAS.com - Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba si dia memutuskan hubungan. Padahal, janur kuning sebentar lagi melengkung. Sakit hati, pasti. Dunia serasa runtuh? Ya, iyalah. Bagaimana cara agar Anda bisa segera bangkit? Menurut Barbara De Angelis, penulis buku The 100 Most Asked Question About Love, Sex, and Relationship , ada empat tahap proses penyembuhan yang mesti dilalui Fase 1: Perasaan tercabik-cabik Waktu: 2 minggu - 4 bulan Pada tahap ini, Anda mungkin akan menangis sepanjang hari, merasa kehilangan, tidak berdaya, kesepian, hilang selera makan, bahkan merasa sakit di dada yang tak kunjung reda. Tahap ini paling sulit dalam putus cinta. Anda merasa rasa sakit itu tidak akan pernah berakhir. Namun Anda salah. Anda akan melaluinya dengan baik, bahkan lebih cepat, bila melakukan hal-hal berikut: * Menangislah sepuasnya, sebab semakin lama Anda ingin memendamnya, makin lama pula akan berakhir. * Buatlah jadwal kegiatan yang padat....

Bosan Ditanya "Kapan Kawin?" Begini Jawabnya!

KOMPAS.com — Jika Anda masih lajang, Anda pasti sudah berulang kali mendengar pertanyaan seperti, "Kok belum kawin, sih?" atau "Kapan kawin?" atau "Kamu sih, pilih-pilih!" Si penanya mungkin tak sadar betapa menjengkelkannya mendengar pertanyaan seperti itu. Anda sudah mendengarkannya sejak tahap Anda merasa terganggu dengan pertanyaan semacam itu. Anda mulai kebal, hingga mulai terganggu lagi (ketika sadar usia sudah mendekati 35 tahun). Mungkin si penanya memang tak bermaksud menyinggung perasaan Anda karena itu memang pertanyaan standar yang akan dilontarkan orang ketika sudah lama tak bertemu. Oleh karena itu, daripada stres karena mendapat pertanyaan yang itu-itu saja, lebih baik Anda mencoba menjawabnya dengan cara yang berbeda. Entah itu dengan mengutarakan pandangan Anda tentang pernikahan atau menanggapinya dengan jokes saja. Yang penting, jawablah dengan tenang, tetapi tetap percaya diri. Nah, berikut jawaban yang bisa Anda berikan...

Jika belum siap, cintai dia dalam diam

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam ... karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ... kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya.. karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu.. menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu .. karena diammu bukti kesetiaanmu padanya .. karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt. pilihkan untukmu ... ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali ? yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ... tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah karena dalam diammu tersimpan kekuatan ... kekuatan harapan ... hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ... bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yan...